Ketua GP Ansor Kota Tangerang Ungkap Kronologi Penganiyaan Habib Bahar Terhadap Anak Buahnya

Foto: MIdyani Ketua GP Ansor Kota Tangerang/Tangkapan Layar@wartakota production

kanaltujuh.com

Ketua Gerakan Pemuda Ansor Kota Tangerang Midyani mengungkap kronologi penganiyaan yang dilakukan Habib Bahar Bin Smith dan kelompoknya terhadap salah satu anak buahnya yang bernama Rida.

Awalnya kata Midayani, Rida menghadiri acara Maulid Nabi dengan penceramah Habib Bahar Bin Smith.

“Ya seperti umumnya seperti Maulid itu siapapun kan boleh hadir ya termasuk sahabat Rida ini bagian dari jamaah atau yang ingin menghadiri Maulid,” kata Midyani dikutip dari tayangan YouTube yang beredar di media sosial, Senin (02/02/2026).

Baca Juga:
Banser Trenggalek Dukung Aparat Kepolisian Proses Hukum Bahar Bin Smith

Midyani melanjutkan acara Maulid Nabi diselenggarakan pada 21 September 2025 malam. Kemudian sekitar pukul sepuluh atau sebelas malam acara tersebut selesai.

Setelah acara selesai, Rida hendak bersalaman dengan Habib Bahar Bin Smith, namun pada jarak dua meter dari Habib Bahar Bin Smith, Rida diamankan oleh petugas atau jamaah dari Habib Bahar Bin Smith dengan alasan karena Rida dianggap mau melakukan kekerasan terhadap Habib Bahar Bin Smith.

“Pada saat itu sahabat Rida tidak ada niat apa-apa selain mau bersalaman dengan Habib Bahar. Jadi kalau ada narasi sahabat Rida ini mau memukul Habib Bahar, Mau colok mata Habib Bahar, itu tidak benar,” terangnya.

Baca Juga:
Kasus Jambret Sleman, Habiburokman Sebut Sudah Jadi Korban, Dijadikan Tersangka, Diperas Lagi

Lebih lanjut Midyani menceritakan ketika Rida diamankan didepan panggung saat itu telah terjadi pemukulan. Kemudian Rida dibawah ke salah satu rumah seseorang yang berinisial MA yang saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian setempat.

Didalam rumah tersebut kata Midyani, Habib Bahar telah melakukan tindakan yang dinilai tidak manusiawi terhadap anak buahnya.

Bahkan berdasarkan informasi yang ia terima langsung dari Rida disebutkan ketika Rida dibawa ke rumah MA, Rida mengalami penyiksaan berupa sudutan rokok dan pemukulan beberapa jam.

“Sahabat Rida diperlakukan layaknya binatang,” ungkapnya.

Baca Juga:
Ahok Tantang Jaksa Periksa BUMN dan Presiden

Menjelang Shubuh Rida kemudian dibawa kedalam mobil milik Bahar Bin Smith dan disitu juga terjadi pemukulan terhadap Rida. Rida selanjutnya dibawa ke Polsek Kecamatan Cipondok.

Uniknya kata dia, Rida dilaporkan oleh Bahar Bin Smith hendak melakukan pemukulan terhadap Bahar Bin Smith.

Akibat perbuatannnya Habib Bahar Bin Smith ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian setempat.

Baca Juga:
Pelaku Korupsi Tertangkap, Temannya Bilang Lagi Sial, Apes dan Goblok
Penulis: herman subagioEditor: herman subagio

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *