Nyadran Dam Bagong, Wabup Syah Serahkan Seperangkat Alat Penyembelihan Kerbau

Trenggalek,kanaltujuh.com

Sudah menjadi tradisi tahunan bagi warga Kelurahan Ngantru ketika memasuki penanggalan Jawa tepatnya Bulan Selo digelar Nyadran Dam Bagong.

Prosesi adat Nyadran Bagong sendiri setiap tahunnya digelar pada Bulan Selo tepatnya pada hari Jumat Kliwon. Sebelum memasuki prosesi tersebut terlebih dulu digelar kirab kerbau pada hari ini Kamis (07/05) dari Pendopo Kabupaten Trenggalek menuju lokasi Dam Bagong yang berada di wilayah Kelurahan Ngantru Kecamatan Trenggalek.

Ketika kerbau tersebut tiba di Pendopo Kabupaten Trenggalek selanjutnya Wakil Bupati Trenggalek Syah Natanegara menyerahkan seperangkat alat untuk proses penyembelihan kepada panitia Nyadran Dam Bagong.

Dalam keterangannya Wabup Syah mengucapkan rasa syukur karena tiap tahun prosesi adat Nyadran Bagong kembali digelar.

“Alhamdulillah upacara adat ini bisa dilaksankan setiap tahun. Harapannya ini bisa melestarikan budaya yang ada di Kabupaten Trenggalek dan juga harapannya bisa mengangkat roda perekonomian di wilayah sekitar,” kata Syah dikutip dari Prokopim Trenggek, Kamis (07/05/2026).

Sementara Lurah Ngantru Bambang Wusprapto mengatakan setelah pihaknya menerima seperangkat alat penyembelihan kerbau dari Wabup Trenggalek selanjutnya kerbau tersebut dibawa ke lokasi Nyadran Dam Bagong untuk dilakukan jamasan pada malam hari.

“Nanti malam akan kita lakukan jamasan kemudian ritual dan setelah dilakukan penyembelihan,” kata Bambang.

Bambang melanjutkan setelah kerbau disembelih, kemudian digelar pertunjukan wayang yang lokasi di Paseban area Makam Kanjeng Minak Sopal. Esok paginya tepatnya pada hari Jumat Kliwon akan digelar prosesi Adat Nyadran Dam Bagong dengan membuang kepala kerbau di lokasi sungai Dam Bagong termasuk membagikan daging kerbau pada warga sekitar.

Penulis: hermanEditor: herman
Exit mobile version