Satu Owner SPPG Pendapatannya Rp.100 Juta Hingga Rp.125 Juta Per Bulan

Foto: Tio Ardianto Ketua BEM UGM Yogyakarta saat orasi dihadapan teman mahasiswa/tangkapan layar SukabumiUpdate.com

kanaltujuh.com

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gajah Mada Yogyakarta, Tio Ardianto mengatakan owner SPPG dalam satu bulan bisa mendapat revenue Rp.100 juta hingga Rp.125 Juta

“Satu SPPG, ownernya yang punya yayasannya itu bisa punya revenue per bulan Rp 100 sampai Rp 125 juta,” kata Tio melalui unggahan video yang tersebar di media sosial beberapa waktu yang lalu, Jumat (27/02/2026)

Tio melanjutkan orang-orang yang bisa memiliki SPPG adalah mereka yang memiliki kedekatan terhadap Bupati, Walikota, DPRD dan seterusnya, termasuk hari ini polisi menerima 1000 SPPG.

Ia kemudian menceritakan di daerahnya, ketua DPC Gerindra mengelola 9 SPPG, dengan demikian revenue per bulan Rp.900 juta bahkan jika dihitung pertahun ketemu diangka Rp.10,8 miliar dan bila dikalikan 5 tahun maka jumlahnya mencapai Rp.50 miliar.

“Kalau di 2029 Prabowo nyalon lagi lalu orang ini sebagai ketua DPC Gerindra harus mengeluarin Rp.10 miliar untuk menangin Prabowo, kecil apa besar,” kata Tio.

“Kalau dia harus ngeluarin Rp.20 Miliar, kecil apa besar, masih kecil apalagi di periode ke Presiden selanjutnya dia akan punya Rp.50 miliar lagi,” tambahnya.

Di daerah lain kata Tio, ada seseorang yang punya pengaruh besar memiliki 48 SPPG. Dalam satu bulan yang bersangkutan bisa mendapatkan Rp.4,8 miliar.

“Kerja apa yang sebulan segitu, sementara ada seoarang anak di NTT yang memilih memutuskan bunuh diri gara-gara uang Rp.10 ribu, ini rezim zolim, ini lebih zolim daripada Firaun, ini lebih zolim daripada Abraham, ini lebih zolim daripada Namrud. Ini adalah rezim Prabowo Subianto dengan program MBG bukan Makan Bergizi Gratis tapi Maling Berkedok Gizi,” plesetnya tentang akronim MBG.

Penulis: herman subagioEditor: herman subagio
Exit mobile version