Ketegangan Washington vs Teheran Meningkat, Arab Saudi Cegah AS Serang Iran

foto: tangkapan layar YouTube @kompas .com

kanaltujuh.com

Ditengah meningkatknya ketegangan Amerika Serikat dan Iran, Arab Saudi memimpin upaya diplomatik negara-negara Teluk untuk mencegah AS melancarkan serangan militer ke Iran.

Dilaporkan oleh The Wall Street Journal pada Selasa 13 januari 2026 langkah Arab Saudi ini melibatkan Negara Qatar dan Oman.

Menurut laporan tersebut Riyadh kawatir eskalasi konflik dengan Negara Iran akan memiliki dampak serius terhadap perekonomiian domestik dan stabilitas kawasan.

Kekawatiran tersebut semakin besar jika konflik berujung pada terbunuhnya pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali Hamini. Bila pemimpin tertinggi Iran terbunuh maka akan memicu reaksi keras dari dalam negeri Iran.

Baca Juga:
AS Salah Perhitungan, Dengan Membunuh Ali Khamenei Iran Menyerah Ternyata Tidak, Iran Justru Semakin Brutal

Beberapa negara Teluk juga menyoroti bila konflik besar pecah maka jalur pelayaran minyak di Selatan Harmos akan terganggu.

Selat Harmos merupakan kawasan strategis yang memisahkan Iran dengan negara-negara Arab di Teluk dan menjadi jalur pengiriman seperlima minyak global.

The Wall Street Journal juga melaporkan inisiatif Arab Saudi dan sekutunya muncul setelah AS memperingatkan mitra regionalnya agar bersiap menghadapi segala kemungkinan eskalasi konflik.

Peringatan itu memicu kekawatiran luas di Ibukota negara-negara Teluk terkait keamanan energi, stabilitas dan infrastruktur vital serta dampak langsung terhadap wilayah mereka.

Baca Juga:
Trump Puji Prabowo dan Bilang Tak Berani Melawannya

Arab Saudi, Qatar dan Oman disebut-sebut telah menyampaikan ke gedung putih bahwa upaya menggulingkan pemerintahan Iran beresiko mengguncang pasar minyak global dan pada akhirnya merugikan perekonomian Amerika Serikat sendiri.

Riyadh juga telah menyampaikan ke Teheran bahwa Arab Saudi tetap berada di luar segala jenis konflik yang mungkin terjadi.

Riyadh juga menegaskan bahwa negaranya tidak akan mengijinkan AS menggunakan wilayah udaranya untuk melancarakan serangan militer ke Iran.

Baca Juga:
Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Dikabarkan Wafat
Penulis: herman subagioEditor: herman subagio

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *