kanaltujuh.com
Pengamat Timur Tengah Faisal Assegaf mengatakan setelah melakukan serangan ke Iran, Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu dikabarkan sembunyi dalam Bunker.
Assegaf juga mengatakan di hari pertama Israel melakukan serangan ke Iran, Pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei sedang bekerja di komplek kediamannya di wilayah Utara Teheran.
Laporan lain kata Assegaf berita itu bocor bahwa Ali Khamenei tidak bersembuyi di Bunker, tidak seperti Netanyahu di hari pertama serangan langsung bersembunyi di Bunker.
“Ali Khamenei tidak bersembunyi dia tidak pengecut seperti Netanyahu,” kata Faisal Assegaf dikutip dari tayangan YouTube @tvOneNews, Minggu (01/03/2026).
Assegaf melanjutkan Mantan Presiden Iran, Mahmud Ahmad pernah mengungkap dalam sebuah wawancaranya bahwa Kementrian Inteligen Iran sudah disusupi oleh Agen Mossad, Israel.
“Jadi saya mengira keberhasilan mengintip agenda Khamenei di hari pertama serangan, ya itu karena Mossad atau informan Inteligen yang akurat yang menyatakan bahwa Khamenei tidak bersembunyi,” terangnya.
Sebelumnya Assegaf juga membenarkan bahwa pemimpin Iran Ali Khamenei telah wafat akibat serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel.
“Dewan Tertinggi Iran juga sudah mengonfirmasi, kemudian juga dari kantor Khamenei sudah ada konfirmasi dan pemerintah Iran mengumumkan 40 hari masa berkabung dan hari libur resmi selama tujuh hari,” kata Assegaf.
Selain Khamenei yang wafat dalam serangan pagi tersebut terdapat pula direktur kantor Khamenei Irjen Irzazi, kemudian penasehat Khamenei namanya Ali Zamkhani lalu anak perempuan dan menantu Khamenei dan satu cucu dari Ali Khamenei.
