Digerus Arus Luapan Air Bengawan Solo, Tanggul Wedok di Maduran Lamongan Jebol

Digerus Arus Luapan Air Bengawan Solo, Tanggul Wedok di Maduran Lamongan Jebol
Tanggul wedok Bengawan Solo di Desa Jangkungsomo Kecamatan Maduran Lamongan yang jebol, Rabu (13/03/2024)/Foto: Muhamad Sapii

Kanaltujuh.com –

Insiden jebolnya tanggul sungai Bengawan Solo di bagian dalam ini terjadi sekitar pukul 06.30 WIB lantaran tidak kuat menahan derasnya arus sungai yang terus naik.

Iklan

Tanggul dalam atau tanggul wedok di Desa Jangkungsomo, Kecamatan Maduran, Kabupaten Lamongan, jebol akibat luapan Sungai Bengawan Solo, Rabu (13/03/2024).

“Tanggul Bengawan Solo yang jebol tersebut adalah tanggul wedok atau dalam di Dusun Sawo Desa Jangkungsumo Maduran,” kata Kepala Pelaksana BPBD Lamongan, Joko Raharto, Rabu (13/03/2024).

Tanggul jebol lebar sekitar 5 meter, karena tidak kuat menahan gerusan air akibat tingginya debit air Bengawan Solo. Tanggul dalam tersebut biasanya digunakan akses jalan warga Desa Jangkungsomo.

Baca Juga:
Politisi Partai Demokrat Serahkan Bantuan Alsintan

“Apabila debit air Bengawan Solo terus meningkat dimungkinkan akan mengganggu akses keluar masuk warga Dusun Sawo Desa Jangkungsumo,” ungkapnya.

Joko menambahkan, tanggul wedok yang jebol kini sedang ditangani.

“BPBD bersama masyarakat melakukan upaya penanggulangan,

Selain tanggul di Maduran, TNI, Polri dan BPBD serta masyarakat Kalitengah juga menanggulangi tanggul di Kuluran dan Canditunggal Kecamatan Kalitengah yang tergerus air Sungai Bengawan Solo. Tanggul di dua titik itu mengalami pergeseran akibat sliding tergerus air.

“Personil TNI dan Polri bersama BPBD melakukan penanganan. Kita pasang gedek guling, terpal dan diperkuat dengan pemasangan bongkotan,” ungkap Joko.

Baca Juga:
Wabup Syah Terima Aspirasi Ratusan Pedagang Pasar Trenggalek Soal Kenaikan Tarif Retribusi

Di titik tanggul yang sudah dipasang gedek guling, terpal dan bambu itu kemudian ditambah dengan karung yang diisi tanah sebagai penahan agar longsoran tidak semakin meluas.

“Alhamdulillah bisa teratasi, dan tanggul yang tergerus tidak sampai meluas,” tandasnya.

Ia mengimbau kepada masyarakat agar tetap mewaspadai tanggul yang baru selesai ditangani tersebut. Ada sejumlah tanggul lainnya yang perlu diwaspadai.

Masyarakat yang berdomisili tidak jauh dari Bengawan Solo, juga diminta lebih aktif dan cepat tanggap untuk menginformasikan kepada petugas jika mendapati tanda-tanda akan kerusakan tanggul.

Baca Juga:
Komisi III DPRD Sukoharjo Kunker ke Trenggalek

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *