Kondisi Jalan Banyak Rusak,  Ketua DPRD Trenggalek: Kami Akan Mengupayakan Solusi Terbaik

Foto: Doding Rachmadi Ketua DPRD Trenggalek (tengah)
Foto: Doding Rachmadi Ketua DPRD Trenggalek (tengah

Trenggalek,kanaltujuh.com

Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rachmadi menyampaikan permintaan maaf atas lambannya pemerintah Kabupaten Trenggalek dalam menyikapi kerusakan infrastruktur terutama jalan rusak yang tersebar di beberapa titik di Kabupaten Trenggalek.

“Saya memahami keresahan warga terkait kerusakan jalan. Sebagai wakil rakyat saya meminta maaf atas kondisi ini. Kami akan terus berjuang agar perbaikan infrstruktur bisa segera terealisasi,” kata Doding saat agenda Safari Ramadhan di desa Karanganyar Kecamatan Gandusari.

Doding melanjutkan yang menjadi alasan lambannya menyikapi kerusakan infrastruktur tersebut karena keterbatasan anggaran yang dimiliki oleh Pemkab Trenggalek.

Baca Juga:
GMNI Trenggalek Tolak RKUHAP, Ajukan 4 Tuntutan

Selain keterbatasan anggaran kata dia adanya refokusing atau efisiensi anggaran dari pemerintah pusat menjadi alasan yang kedua.

Menurutnya dengan adanya efisiensi anggaran dari pemerintah pusat membuat kondisi keuangan di Kabupaten Trenggalek kurang maksimal. Dengan demikian diperlukan adanya perencanaan yang lebih cermat dalam  mengalokasikan dana pembangunan.

“Kendati anggaran terbatas, kami tidak tinggal diam. Kami akan mengupayakan solusi terbaik agar pembangunan infrastruktur tetap berjalan,” janjinya.

Sementara di tempat yang sama Wakil Bupati Trenggalek Syah Natanegara dalam kesempatan tersebut mengatakan efisiensi anggaran dari pemerintah memiliki dampak signifikan pada sektor pembangunan khusunya pembangunan infrastruktur di Kabupaten Trenggalek.

Baca Juga:
Abstain Dari Rapat Paripurna, M.Hadi Menolak Alokasi Anggaran Rp.6 M untuk Kota Atraktif dan Rp.5 M untuk Gua Lowo

Ia lalu meminta doa dan dukungan dari masyarakat agar pemerintah Kabupaten Trenggalek dapat menemukan solusi terbaik untuk mengatasi persoalan ini.

“Kondisi fiskal kabupaten Trenggalek memang sedang tidak ideal namun kami akan terus berusaha agar pembangunan tetap berjalan,” katanya.

Baca Juga:
Hingga Akhir Tahun 2025 Alun-Alun Trenggalek Tidak Boleh Untuk Event Pasar Rakyat
Penulis: herman subagioEditor: herman subagio

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *