Sistem Pembayaran Tol Nirsentuh akan Diserahkan ke Indonesia Setelah 9 Tahun Beroperasi

foto: empat ruas jalan Tol Jabodetabek

Kanaltujuh.com,-

Direktur Utama PT Roatex Indonesia Toll System (RITS) Attila Keszeg mengatakan teknologi sistem pembayaran tol nirsentuh atau multi lane free flow (MLFF) yang disediakan perusahaannya bakal menjadi milik Indonesia jika telah beroperasi 9 tahun.

“Setelah 9 tahun beroperasi, kami akan mendapat kembali uang investasi kami,” kata Keszeg di Kedubes Hungaria, Senin, 10 Juli 2023 dilansir dari tempo.co.

Sebagai bentuk transfer teknologi, Keszeg mengatakan tidak hanya memberikan infrastruktur, namun memberikan pelatihan dan pendampingan kepada tenaga kerja Indonesia ihwal pengoperasian teknologi tersebut.

Pihaknya juga berkomitmen bahwa penerapan teknologi ini bakal lebih banyak menyerap tenaga kerja Indonesia.

Terkait dengan pembiayaan, Keszeg memastikan proyek ini tidak akan menggunakan anggaran pemerintah Indonesia. “Ini foreign direct investment langsung dari Hungaria. Nominalnya sekitar US$ 300 juta (sekitar  Rp 4,5 triliun),” ujar Keszeg.

Adapun sistem MLFF ini mulanya dijadwalkan untuk diuji coba di Tol Bali Mandara pada 1 Juni 2023. Namun, ada sejumlah kendala yang menyebabkan jadwal tersebut molor menjadi Desember 2023.

Kendati begitu, Keszeg memastikan pihaknya berkomitmen melanjutkan proyek ini. “Kami siap bergerak cepat, tergantung apa yang disampaikan Pemerintah Indonesia. Kami bertahan. Ini uang publik, pembayar pajak Hungaria,” kata Keszeg saat memberi keterangan pers di rumah dinas Duta Besar Hungaria di Jakarta pada Kamis, 15 Juni 2023.

Dalam sistem MLFF, perusahaan asal Hungaria tersebut menggunakan teknologi Global Navigation Satellite System (GNSS). Teknologi ini memungkinkan transaksi melalui aplikasi smartphone dan terdeteksi via satelit.

Menurut Keszeg, sistem tersebut mampu meningkatkan efisiensi waktu tempuh, dan mendukung digitalisasi pembayaran karena pengguna kendaraan yang melalui jalan tol tidak perlu berhenti untuk melakukan transaksi pembayaran melalui pintu-pintu tol.

Cara Kerja dan Lokasi Gerbang Tol Tanpa Berhenti Let It Flo

Sistem membayar tol tanpa berhenti atau Let it Flo kini tengah menjadi sorotan. Pasalnya penggunaan terbilang memudahkan para pengendara.

Sistem Flo sebenarnya bukanlah hal yang baru, Jasa Marga telah melakukan uji coba sejak 2020 lalu. Sayangnya sistem ini belum dipergunakan secara massal karena masih banyak pengemudi yang belum menerima sistem tersebut.

Let it Flo menggunakan chip dan antena berisi data objek, yang dalam hal ini adalah kendaraan atau mobil. Dalam Flo, teknologi Radio Frequency Identification RFID tersebut berbentuk stiker yang terpasang di lampu depan mobil, sebagaimana dilansir laman resmi Flo.

Melalui stiker RFID, data kendaraan bakal tersinkronisasi dengan aplikasi Let It Flo. Stiker RFID bakal terpindai saat memasuki pintu tol dan saldo di aplikasi Let It Flo akan secara otomatis terpotong.

Saat ini sebenarnya telah banyak gerbang tol yang sudah bisa memanfaatkan let it flo.

Penulis: tempo.coEditor: herman subagio
Exit mobile version