Bencana Sumatera Tidak Ditetapkan Bencana Nasional, Prabowo : Sebagai Negara Kita Mampu Menghadapi

Foto: Presiden Prabowo Subianto saat pimpin Rapat Pasca bencana di Tamiang, Aceh/tangkapan layar YouTube Kompastv

kanaltujuh.com

Presiden Prabowo mengatakan hingga saat ini masih ada yang mempersoalkan kenapa bencana Sumatera yang melanda tiga Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat tidak ditetapkan sebagai bencana nasional.

Prabowo menerangkan bahwa Indonesia memiliki 38 Provinsi sementara yang terdampak dari bencana Sumatera hanya tiga Provinsi.

“Jadi kalau sementara kita, tiga provinsi ini kita sebagai bangsa sebagai Negara kita mampu menghadapi, ya kita tidak perlu menyatakan bencana nasional, tetapi tidak berarti kita tidak memandang ini sebagai hal yang sangat serius,” kata Prabowo saat menggelar rapat terbatas di Tamiang, Aceh, Kamis (01/01/2026) yang disiarkan secara langsung kanal YouTube Kompas tv.

Keseriusan itu kata Prabowo dibuktikan dengan hadirnya 10 menteri di Provinsi Aceh sementara 2 Menteri lainnya berada di Sumatera Utara.

“Kita memandang sangat serius dan kita akan habis-habisan untuk membantu,” tegasnya.

Pemerintah Indonesia kata dia telah menyiapkan anggaran yang cukup besar untuk penanganan bencana di Sumatera.

Prabowo juga bilang bila ada pihak yang ingin tulus membantu penanganan bencana di Sumatera maka Pemerintah Indonesia tidak akan menolak bantuan tersebut.

“Kita sebagai manusia masak menolak bantuan, asal bantuannya itu jelas, kalau ada pihak yang memberi sumbangan silahkan monggo,” ucapnya.

Prabowo menegaskan mengapa mekanisme dan prosedur bantuan itu harus jelas dan iklas karena sebelumnya pernah ada pihak yang membantu bencana namun ujung-ujungnya meminta sesuatu pada Pemerintah Indonesia.

“Karena kita pernah mengalami dibantu dibantu akhirnya ujungnya ada juga yang menagih,” ungkapnya.

Penulis: herman subagioEditor: herman subagio
Exit mobile version