Syarat Reformasi Sudah Lengkap, Ketua BEM UGM Imajinasikan Reformasi Jilid II

Foto: tiyo Ardianto Ketua BEM Universitas Gajah Mada Yogyakarta/Tangkapan Layar@prophetical_voice

kanaltujuh.com

Ketua BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) Universitas Gajah Mada Yogyakarta, Tiyo Ardianto mengajak para mahasiswa di seluruh Indonesia untuk melakukan reformasi jilid II.

Pernyataan ini disampaikan Tiyo dalam sebuah podcast @prophetical_voice yang tersebar di media sosial, jumat (27/02/2026).

“Saya ngajak teman-teman, saya udah keliling dibeberapa tempat untuk kita mulai berimajinasi tentang reformasi jilid dua,” kata Tiyo.

Menurutnya syarat terjadinya sebuah reformasi di Indonesia sudah lengkap diantaranya ada kemunduran demokrasi, ada krisis politik dan yang kemungkinan terjadi adalah krisis ekonomi.

Baginya akan sangat berbahaya ketika seluruh krisis nanti terjadi dan rakyat serta mahasiswa belum siap dengan kondisi tersebut.

Tiyo kemudian ditanya jika selepas podcast lalu dirinya diundang oleh Presiden Prabowo, kemudian bagaimana sikap Tiyo.

“saya sudah diundang ke istana di bulan Agustus dan saya menolaknya, jadi tidak usah bicara kalau, kita sudah pernah nolak,” jawab Tiyo.

Meski Presiden Prabowo kata Tiyo lahir dari perzinahan politik dan pelanggaran konstitusi dan beliau juga bertaubat secara politik kemudian jadi Presiden yang baik maka dirinya orang pertama yang mendukung Prabowo Subianto.

Adapun kriteria menjadi Presiden yang baik kata dia meliputi mencopot Kapolri, melakukan reformasi Kepolisian, menghilangkan pengaruh militer dalam tubuh politik, bubarkan BGN dan kelola MBG dengan cara yang berkeadilan, prioritas pendidikan dan kesehatan sebagai kebutuhan dasar warga negara termasuk pelayanan umum, tidak ikut campur urusan internasional tapi fokus memperbaiki kehidupan bangsa.

“Kalau beliau melalukan seluruh yang memang kita butuhkan, saya rasa rakyat itu gak usah pakai uang pasti akan nyoblos beliau lagi di 2029,” ucapnya.

“Tapi kan sayangnya, beliau itu gak percaya diri sama dirinya, jadi beliau itu merasa bahwa untuk menang di 2029 harus punya uang banyak,” tambahnya.

Penulis: herman subagioEditor: herman subagio
Exit mobile version