Pejabat White House AS Datangi Prabowo Tanya MBG

Foto: Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan pidato Rakornas Pemerintah pusat dan Derah di SICC, Jawa Barat/Tangkapan Layar @SekretariatPresiden

kanaltujuh.com

Presiden Prabowo Subianto mengatakan para pejabat atau pakar White House atau Gedung Putih Amerika Serikat tengah mempelajari program MBG (Makan Bergizi Gratis).

“Tiga bulan empat bulan yang lalu saya terima rombongan dari Rockefeller Institute, datang ke saya dan dia mengatakan Makan Bergizi Gratis itu adalah investasi yang terbaik yang bisa dilakukan oleh suatu negara,” kata Prabowo saat menyampaikan pidato dalam agenda Taklimat Presiden RI pada Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di SICC (Sentul Intrenational Conventer Center) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (02/02/2026).

Baca Juga:
Ditangkap KPK, Bupati Pati Sudewo Melawan, Saya Ini Dikorbankan

Prabowo melanjutkan satu rupiah yang dikeluarkan oleh Pemerintah Indonesia untuk makan bergizi akan menimbulkan minimal lima kali investasi dan dalam jangka panjang akan menjadi 35 kali investasi.

Prabowo selanjutnya menyingung para cendekiawan Indonesia yang lebih cenderung percaya orang asing daripada Bangsanya sendiri.

“Kalau saya bicara disini, saya harus bertanggung, ini media ini cover saya, banyak lagi nunggu, blunder apalagi kalau Prabowo bicara, iya kan,” ucapnya dikutip dari YouTube @sekretariatPresiden.

Lebih lanjut Prabowo menyampaikan bahwa dirinya merasa kaget ketika Menteri Kesehatan atau Secretary of Health dari Amerika Serikat ingin bertemu dengannya dan ingin bertanya tentang MBG.

Baca Juga:
Presiden Prabowo Sebut Negara-Negara Besar Yang Ajarakan Demokrasi Dan HAM Justru Dilanggar Mereka Sendiri

Prabowo lalu mengklaim bahwa penerima manfaat dari program MBG saat ini jumlahnya di angka 60 juta orang dan targetnya adalah 82 juta orang.

Selain itu kata dia jumlah dapur SPPG yang ada di seluruh Indonesia adalah 22 ribu dan telah mampu menciptakan lapangan kerja bagi 1 juta orang.

“Nanti diujungnya kalau kita sampai 82 juta (penerima manfaat) kita akan menciptakan 3 sampai 5 juta lapangan kerja. Kita semua faham rakyat kita butuh pekerjaan,” jelasnya.

Baca Juga:
Kapolri Listyo Sigit Tegas Menolak Polisi Dibawah Kementrian
Penulis: herman subagioEditor: herman subagio

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *