Jika Perang Dunia Pecah Akan Terjadi Nuklir Winter, Indonesia Bisa Kena Partikel Radio Aktif

Foto: Presiden Prabowo Subianto saat pidato di acara Taklimat Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di SICC, Jawa Barat/Tangkapan layar @SekretariatPresiden

kanaltujuh.com

Presiden Parbowo Subianto mengatakan dalam pertemuannya dengan puluhan kepala negara di Davos, Swis hampir semua kepala negara merisaukan pecahnya perang dunia ketiga.

Ia mensimulasikan jika perang dunia ketiga terjadi dan menggunakan senjata nuklir maka Indonesia pasti kena partikel-partikel radio aktif dan kemungkinan besar ikan yang ada di laut akan terkontaminasi semuanya.

“Akan terjadi nuklir winter karena debunya akan menutup matahari dan menutup mataharinya tidak satu tahun, tidak dua tahun , tidak tiga tahun. Para ahli mengatakan bisa winternya itu puluhan tahun,” kata Prabowo, dikutip dari tayangann YouTube @SekretariatPresiden.

Melihat kondisi tersebut maka Indonesia akan bersikap dan menggunakan politik luar negeri bebas aktif non blok dan tidak akan ikut Pakta Militer dari negara manapun.

“Saya katakana filosofi luar negeri saya adalah seribu kawan terlalu sedikit, satu lawan terlalu banyak,” ujarnya saat menyampaikan pidato dalam agenda Taklimat Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di SICC, Jawa Barat, Senin (02/02/2026)

Prabowo melanjutkan jika politik luar negeri Indonesia adalah bersikap non blok maka jika diserang oleh negara lain maka tidak ada yang akan membantu Indonesia.

“Percaya saya sama no body is going to help us,” tegasnya.

Oleh karena itu sejak awal Bung Karno pernah mengatakan kita harus berdiri diatas kaki kita sendiri, begitupula dengan Panglima Besar Jenderal Sudirman yang pernah mengajarkan bahwa kita harus percaya kepada kekuatan kita sendiri.

Di dunia saat ini kata Prabowo yang berlaku adalah yang kuat akan berbuat apapun terhadap apa yang mereka kehendaki dan yang lemah akan tertindas dan menderita.

Dalam menyikapi kondisi geopolitik dunia yang saat ini lagi memanas maka Indonesia tidak bisa bersikap emosional dan idealis.

“Karena kita tidak mau perang, kita harus siap untuk perang. Kita tidak niat mengancam siapa-siapa tapi mereka selalu ganggu kita,” ucapnya.

Prabowo kemudian menjelaskan yang menjadi alasan negara lain mengganggu Indonesia adalah karena Indonesia kaya akan sumber daya alam yang luar biasa.

Bahkan kata dia ratusan tahun yang lalu, beberapa Negara Eropa seperti Belanda, Portugis, Spanyol, Perancis, Inggris, Jepang dan Monggolia pernah datang ke Indonesia bukan untuk wisata tapi untuk berdagang.

Penulis: herman subagioEditor: herman subagio
Exit mobile version