Wakil Rakyat Ramai-Ramai Dukung Mahasiswa Tolak Perppu Cipta Kerja

Wakil Rakyat Ramai-Ramai Dukung Mahasiswa Tolak Perppu Cipta Kerja
Para Wakil Rakyat saat memberikan dukungan terhadap aksi demo mahasiswa tolak Perppu Cipta Kerja/Foto: Kanaltujuh.com

Trenggalek, Kanaltujuh.com –

Sejumlah anggota DPRD Trenggalek turut mendukung aksi demonstrasi Aliansi Mahasiswa Trenggalek yang menolak terbitnya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) tentang Cipta Kerja.

Iklan Komindag

Dukungan itu mereka sampaikan ketika para wakil rakyat ini diminta oleh mahasiswa untuk turun ke lapangan dan bersama-sama menyuarakan penolakan terhadap Perppu Cipta Kerja di depan Gedung DPRD Trenggalek, Kamis (12/1/2023).

Doding Rachmadi Wakil Ketua DPRD Trenggalek dari Fraksi PDIP dalam orasinya menyampaikan bahwa dirinya sepakat dengan apa yang disuarakan para mahasiswa yang menolak terbitnya Perpu Cipta Kerja.

Baca Juga:
Rakor DPRD Trenggalek dan OPD Bahas Ranwal APBD 2024

Begitupun anggota dewan lainnya seperti Mugianto dari Fraksi Demokrat, Alwi Burhanudin dari Fraksi PKS, Joko Hadi Siswanto dari Fraksi Gerindra, dan Subadianto dari Fraksi PKS.

Dalam orasi singkatnya Mugianto menyampaikan pemerintah pusat semestinya tidak perlu menerbitkan Perppu Cipta Kerja yang pada akhirnya membuat kekacauan seperti saat ini.

“Pemerintah itu masih diberi kesempatan oleh MK untuk melakukan revisi kembali undang-undang itu, kemudian melibatkan partisipasi publik,” kata Mugianto di depan gedung DPRD Trenggalek.

Orasi berikutnya dilakukan oleh Alwi Burhanudin dari Fraksi PKS menyampaikan ketika MK membatalkan undang-undang Cipta Kerja dan memerintahkan untuk memperbaikinya, harusnya yang diperbaiki adalah undang-undang bukan malah mengeluarkan Perppu.

Baca Juga:
Komisi I Dorong Pemdes Ngulan Kulon, Segera Koordinasi Dengan Kecamatan Agar APBDes 2023 Tidak Macet

“Janji tidak import pangan dilanggar, otoriter dalam menetapkan Perppu Cipta Kerja. Ajukan interpelasi,” ucap Alwi dalam orasinya.

Dilanjutkan dengan orasi yang dilakukan oleh Joko Hadi Siswanto menyampaikan dirinya memberikan apresiasi pada mahasiswa yang telah menjalankan tugasnya sebagai kontrol sosial.

“Pemikiran-pemikiran dan gagasan-gagasan dari adik-adik ini memang sangat dibutuhkan guna membuat regulasi kedepan yang lebih baik,” kata Joko.

Joko melanjutkan jika dilihat lebih dalam undang-undang Cipta Kerja tersebut lebih menguntungkan investor asing. Lebih dari itu kata dia beberapa pasal yang ada dalam undang-undang Cipta Kerja dinilai banyak yang sifatnya kontroversi.

Baca Juga:
Komisi I Minta PJ Kades Ngulan Wetan Segera Isi Kekosongan Jabatan Perangkat Desa dan Laksanakan APBDes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *