Ketua Tim Penggerak PKK Trenggalek Novita Hardini Minta Usulan Kelompok Rentan Bisa Diakomodir Oleh Pemkab Trenggalek

Ketua Tim Penggerak PKK Trenggalek Novita Hardini Minta Usulan Kelompok Rentan Bisa Diakomodir Oleh Pemkab Trenggalek
Ketua Tim Penggerak PKK Trenggalek Novita Hardini Minta Usulan Kelompok Rentan Bisa Diakomodir Oleh Pemkab Trenggalek/Foto: Istimewa

Kanaltujuh.com –

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek Novita Hardini mengapresiasi pelaksanaan Musrenakeren yang digelar di kawasan pantai Prigi kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek.

Iklan

“Alhamdulillah suasana yang baru, karena kita juga menonjolkan kekayaan alam kita. Mungkin tidak semua kabupaten punya lokasi semenarik Kabupaten Trenggalek dengan banyak laut, banyak gunung,” kata Novita dikutip dari prokopim Trenggalek (04/03/2024)

Ia pun berharap berbagai usulan yang disampaikan oleh mereka dalam forum Musrenakeren tersebut bisa diakomodir oleh Pemangku kebijakan sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) tahun 2025.

Baca Juga:
Pria Asal Pamekasan Rudapaksa Anak Pemilik Kost di Lamongan

“alhamdulillah sudah berjalan lancar dan semua aspirasi sudah kita sampaikan dan kita akan kawal terus sehingga bisa kita eksekusi di tahun 2025 nanti,” ucapnya.

Kedepan kata dia pihaknya akan melakukan pendampingan sekaligus menerbitkan NIB (Nomor Induk Berusaha) dan mengupayakan sertivikat halal terhadap para pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) yang baru merintis.

Adapun pendampingan yang diberikan mulai dari cara packaging dan management bisnis. Lebih dari itu kata dia pihaknya juga akan memberikan tutorial bagaiman cara memasarkan produk yang mereka hasilkan.

Baca Juga:
Sisa PR Masih Banyak, DPRD Trenggalek Kerja Keras

“Kami dari Pemerintah Trenggalek dan spesialisasi saya di UPRINTIS untuk bisa membawa mereka bertemu networking-networking yang tepat. Sehingga dengan begitu mereka dapat berjalan,” jelasnya.

Istri dari Bupati Trenggalek Moch. Nur Arifin berharap sekolah perempuan ini hendaknya terus berjalan dengan strategi pengembangan yang baru, sekaligus menyempurnakan berbagai fitur.

Ia juga berharap anak yang menjelang remaja bisa membentuk komunitas yang sehat. Setelah terbentuknya komunitas tersebut maka dalam waktu satu atau dua bulan nantinya pihaknya akan memberikan tutorial tentang konten kreator dan ketrampilan lain, dengan harapan mereka nantinya bisa menghidupkan dunia digital di wilayah mereka masing-masing.

Baca Juga:
Sisa PR Masih Banyak, DPRD Trenggalek Kerja Keras

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *