Upacara Adat Dam Bagong, Bupati Arifin Larung Kepala Kerbau 

Trenggalek, kanaltujuh. com

Setiap tahun ketika memasuki Bulan Selo  tepatnya hari Jumat Kliwon,  Pemerintah Kabupaten Trenggalek beserta warga menggelar upacara adat Nyadran Dam Bagong yang dipusatkan di area makam Ki Ageng Menak Sopal. 

Kawasan makam Ki Ageng Menak Sopal tepatnya berada di wilayah Kelurahan Ngantru Kecamatan Trenggalek Kabupaten Trenggalek.

Prosesi upacara adat Nyadran Dam di awali dengan menyembelih kerbau pada malam hari sebelumnya disertai pagelaran wayang kulit. Kemudian pada pagi harinya dilakukan prosesi upacara adat Nyadran Dam Bagong dengan membawa kepala kerbau yang akan dilarung di sungai Bagong.

Baca Juga:
Pemkab Trenggalek Sepakat Kerusakan Ruas Jalan Ngares-Bendungan Ditangani Pelaksana PSN

Sebelum kepala dilarung di sungai Dam Bagong, Bupati Trenggalek Moch.Nur Arifin yang hadir secara langsung pada moment tersebut terlebih dulu melakukan ziarah ke makam Ki Ageng Menak Sopal.

Setelah melakukan ziarah dilanjutkan dengan membawa kepala kerbau di bibir sungai Dam Bagong. Tiba di pinggiran sungai Dam Bagong, Bupati Arifin selanjutnya melempar kepala dan kaki kerbau ke sungai.

Dalam keterangannya Bupati menyampaikan rasa syukur karena prosesi upacara adat Dam Bagong masih bisa dilaksanakan ditengah efisiensi anggaran tahun ini.

“Alhamdulillah acara ini bisa digelar dengan lancar, semoga rezekinya para petani semakin berlimpah,” kata Bupati Arifin usai melempar kepala kerbau ke sungai Dam Bagong, Jumat (08/05/2026).

Baca Juga:
Nyadran Dam Bagong, Wabup Syah Serahkan Seperangkat Alat Penyembelihan Kerbau

Bupati Arifin berharap air yang saat ini mengalir di sungai Dam Bagong diharapkan bisa terus mengaliri sawah di sekitar Kelurahan Ngantru dan sekitarnya.

Sekedar informasi upacara adat Nyadran Dam Bagong merupakan warisan budaya tak benda yang telah dijalankan secara turun temurun oleh warga kelurahan Ngantru dan sekitarnya.

Baca Juga:
Sekda Trenggalek Edy : Pendidikan Adalah Proses Mencerdaskan Kehidupan 
Penulis: herman Editor: herman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *