Dari Ribuan BPR Yang Ada Di Indonesia, BPR Jwalita Raih Penghargaan Dari The Finance

Dari Ribuan BPR Yang Ada Di Indonesia, BPR Jwalita Raih Penghargaan Dari The Finance
Prosesi penyerahan penghargaan kepada BPR Jwalita Trenggalek/ Foto: Herman

Trenggalek, Kanaltujuh.com – Di bawah komando Bupati Arifin, Kabupaten Trenggalek dalam dua pekan terakhir ini meraih predikat WTP dari BPK, juara 2 Nasional pengelolaan perpustakaan dan terkini salah satu aset milik Pemkab Trenggalek P.T BPR Jwalita meraih penghargaan top 100 dari The Finance.

Direktur utama P.T. BPR Jwalita Dwi Fraidianriani mengatakan penyerahan piagam penghargaan itu dilangsungkan di Hotel Royal Ambarukmo Yogyakarta pada 18 Juni yang lalu.

Iklan Komindag

“Jadi itu yang menyelenggarakan pihak The Finance bekerjasama dengan Perbarindo (Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia),” kata Dwi melalui sambungan telepon, Minggu (20/6).

Baca Juga:
Rakor DPRD Trenggalek dan OPD Bahas Ranwal APBD 2024

Dwi menjelaskan bahwa terdapat tiga kategori dalam pemberian penghargaan terhadap top 100 BPR. Kategori pertama BPR yang memiliki aset dibawah 35 miliar, kedua BPR yang memiliki aset 35 miliar hingga 100 miliar dan kategori ketiga 100 miliar keatas.

Penerimaan penghargaan dari The Finance

“Nah BPR Jwalita masuk dalam kategori aset yang 35 miliar sampai 100 miliar,” kata Dwi.

Selain itu lanjutnya yang menjadi penilaian pemberian penghargaan dari The Finance, karena BPR Jwalita dinilai mengalami pertumbuhan yang cukup baik selama tiga tahun secara berturut-turut.

“Itu didasarkan pada laporan keuangan BPR (Jwalita) dari tahun 2018 sampai tahun 2020,” jelasnya.

Baca Juga:
Jelang Pemilu 2024, KPU Trenggalek Rekrut 2544 Pantarlih

Ia juga menyampaikan dari ribuan BPR se Indonesia, BPR Jwalita termasuk salah satu dari top 100 yang meraih penghargaan dari The Finance. Menurutnya banyak sekali BPR di Indonesia yang mengalami penurunan laba karena mengantisipasi adanya kredit macet akibat dari pandemi Covid 19 saat ini.

“Tapi Alhamdullilah untuk BPR Jwalita Trenggalek masih eksis, masih tumbuh, karena terbukti pendapatan BPR Jwalita di tahun 2020 justru mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya,” ungkapnya.

“Peningkatannya itu kalau dari sisi aset tumbuhnya diatas 20 persen,” tambahnya.

Baca Juga:
Seluruh Fraksi Sepakat 3 Raperda Ditetapkan Menjadi Perda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *