BNNK Trenggalek Bersama Rekan Media Gelar Workshop Ancaman Narkoba

BNNK Trenggalek Bersama Rekan Media Gelar Workshop Ancaman Narkoba
Kepala BNNK Trenggalek, David Hutapea/Foto: Herman

Trenggalek, Kanaltujuh.com –

Badan Narkotika Nasional Kabupaten Trenggalek (BNNK) menggelar workshop penguatan kapasitas pada insan media untuk mendukung kota tanggap ancaman narkoba, Kamis (9/9).

Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka menekan pengedaran dan penggunaan Narkoba.

Kepala BNNK Trenggalek David Hutapea mengatakan bahwa program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) tidak bisa hanya dilakukan oleh pihak BNN semata, tapi perlu dukungan dari media.

“Oleh karena para insan media memiliki peran yang sangat besar, oleh sebab itu tanpa dukungan dari teman teman media, P4GN akan sia-sia,” kata David dalam paparannya.

Baca Juga:
Pemuda Tikung Lamongan Babak Belur Dikeroyok Orang Tak Dikenal Usai Pulang Antar Pacar Jalan-Jalan

David mengatakan Narkoba sudah menjadi bagian permasalahan di kehidupan manusia, yang arahnya mengancam kehidupan manusia itu sendiri.

Terkait dengan Trenggalek sambungnya secara kewilayahan kabupaten Trenggalek relatif aman dari peredaran dan penggunaan narkoba 15,42 dan dinilai sangat rendah.

“Tapi itu jangan dijadikan acuan, karena hal itu bisa menjadikan kita lengah,” ucapnya.

Narasumber yang dihadirkan dalam kegiatan ini adalah Kepala Dinas Kominfo Trenggalek Edit Hayunan, jurnalis Tribun Aflah dan Titin Ratna dari Jawa Pos.

Kadin Kominfo mengatakan peredaran narkoba tidak bisa dideteksi secara manual. Sementara peran Kominfo sendiri dalam pencegahan peredaran narkoba adalah menyediakan dan menyebarluaskan informasi tentang bahaya narkoba.

Baca Juga:
Foto Wabup Lamongan Tak Muncul di Banner Ucapan Selamat Datang Pemudik, Ada Apa?

Sementara Jurnalis Jawa Pos, Titin Ratna mengatakan sebagai insan media memiliki peran yaitu menyampaikan informasi.

“Selaku jurnalis, kita memberikan suport dengan memberikan informasi pada masyarakat tentang kinerja yang telah dilakukan oleh BNNK Trenggalek dalam hal penanggulangan narkoba,” ujarnya.

Begitupun dengan Jurnalis Tribun, Aflah mengatakan peran media online dalam pemberantasan narkoba memiliki peran yang besar.

“Peran media itu punya kekuatan untuk membongkar jaringan narkoba,” kata Aflah.

Baca Juga:
Kapolres Lamongan Imbau Keselamatan Pengunjung Wisata Selama Libur Lebaran

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *