Trenggalek Belum Mencapai Level 2, Begini Alasannya

Kepala Dinas Kesehatan Trenggalek, Saeroni/Foto: Herman
Kepala Dinas Kesehatan Trenggalek, Saeroni/Foto: Herman

Trenggalek, Kanaltujuh.com –

Sesuai data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Kabupaten Trenggalek disebutkan bahwa Kabupaten Trenggalek masih berada di level 3 saat ini. Untuk mencapai level 2 beberapa persyaratan harus terpenuhi.

Iklan Komindag

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Trenggalek Saeroni menyampaikan bahwa saat ini vaksinasi Covid-19 dosis 1 di Kabupaten Trenggalek masih mencapai 47,07 persen. Sementara untuk lansia 22,82 persen.

“Untuk (mencapai) level 2, ini dosis 1 harus 50 persen, lansia harus tercapai 40 persen,” kata Saeroni di ruang kerjanya, Jumat (5/11).

Baca Juga:
6 Toko Modern Belum Penuhi Syarat, Anggota Komisi I DPRD Trenggalek Minta OPD Segera Lakukan Sidak

Orang nomor satu pada Dinas Kesehatan Kabupaten Trenggalek itu merasa optimis bahwa untuk memenuhi kekurangan dari dosis 1 sejumlah 3 persen, akan direalisasi pada sabtu 7 November tahun ini.

“Jadi 3 persen ini, insyallah nanti hari sabtu ini sudah tercapai 50 persen,” katanya.

Sementara untuk memenuhi kekurangan vaksin Covid-19 bagi lansia sejumlah 17 ribu orang kata dia bisa tercapai dalam dua hari asalkan digelar secara serentak di 14 kecamatan yang ada di Kabupaten Trenggalek.

“Kira-kira kalau dibagi per-kecamatan seribu lebih sedikit, paling dua hari selesai, asalkan itu serentak. Jadi tidak perlu lama untuk mencapai level 2,” terangnya.

Baca Juga:
Merasa Kurang Dalam Pengabdian, Camat Kedungwaru Hari Prastijo Maju Sebagai Caleg

Lebih lanjut, kata Saeroni, alasan kenapa hingga saat ini Trenggalek masih berada di level 3, hal itu katanya karena distribusi vaksin untuk Kabupaten Trenggalek tergolong sedikit.

“Sebelumnya itu cuma 10 ribu, cuma seribu, lima ribu,” jelasnya.

“Nah dua minggu yang lalu kita sudah mendapatkan 100 ribu lebih (vaksin), sehingga dalam waktu dua minggu ya tercapai,” tambahnya.

Saeroni kemudian mengatakan selama ini distribusi vaksin terbanyak berasal dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur.

Selain itu bantuan vaksin untuk Trenggalek juga didapat dari Polda Jatim, Makodam V Brawijaya dan BIN (Badan Inteligen Negara).

Baca Juga:
Komisi I Dorong Pemdes Ngulan Kulon, Segera Koordinasi Dengan Kecamatan Agar APBDes 2023 Tidak Macet

Ia kemudian menghimbau apabila Trenggalek ingin mencapai level 2, hendaknya para lansia digerakkan untuk segera di vaksin. Dengan begitu akan ada pelonggaran meski hanya 50 persen untuk kegiatan seni dan aktivitas pertokoan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *