Dinas Kelautan Dan Perikanan Jatim Tawarkan Peluang Investasi Di Sektor Perikanan

Dinas Kelautan Dan Perikanan Jatim Tawarkan Peluang Investasi Di Sektor Perikanan
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur, Dr. Ir. Dyah Wahyu Ermawati M.A/Foto: Dokumentasi Dinas

Trenggalek, Kanaltujuh.com –

Dalam rangka mengembangkan potensi dan peluang investasi di sektor Perikanan serta memperingati Hari Ikan Nasional ke 8, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur menggelar serangkaian agenda kegiatan secara maraton selama tiga hari.

Iklan Komindag

Salah satunya adalah Temu Bisnis dan Forum Investasi tahun 2021 yang digelar Dyandra Convention Center Surabaya, Kamis (25/11).

Adapun tema yang diusung dalam kegiatan ini bertajuk “Menarik Minat Bisnis dan Investasi di Sektor Kelautan dan Perikanan”.

Kegiatan ini sengaja digelar untuk mempertemukan antara investor dan pelaku usaha serta menumbuhkan kemitraan serta memberikan banyak informasi kepada investor terkait profil dan juga potensi investasi sektor kelautan di Jawa Timur.

Baca Juga:
Jelang Pemilu 2024, KPU Trenggalek Rekrut 2544 Pantarlih

Dalam kegiatan ini, Sunandar dari Kabupaten Trenggalek meraih penghargaan pada Tenaga Pendamping Utama (TPU) dengan jumlah realisasi debitur terbanyak dalam penyaluran pembiayaan kepada sektor kelautan dan perikanan di Provinsi Jatim tahun 2021.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur, Dr. Ir. Dyah Wahyu Ermawati M.A dalam kesempatan tersebut menyampaikan DKP Provinsi Jatim saat ini telah memiliki 8 UPT (Unit Pelaksana Teknis) yang tersebar dibeberapa wilayah di Provinsi Jawa Timur.

“Di wilayah selatan kami ada UPT Pelabuhan Perikanan Tamperan (di Pacitan) kemudian UPT Pelabuhan Popoh (Tulungagung) lalu UPT Pelabuhan Pondok Dadap (Malang),UPT Pelabuhan Muncar di Banyuwangi,” kata Dyah.

Baca Juga:
Komisi I DPRD Trenggalek Terima Aspirasi ABPEDNAS
Sunandar dari Kabupaten Trenggalek saat menerima penghargaan dari Pemrov Jatim/Foto: Dokumentasi Dinas

Lalu untuk wilayah Utara sambungnya terdapat UPT Pelabuhan Bulu di Tuban, UPT Pelabuhan Mayangan di Probolinggo, UPT Pelabuhan Pasongsongan di Madura dan Pelabuhan Puger di Jember.

Selain UPT lanjutnya Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur juga memiliki Instalansi Pelabuhan Perikanan (IPP). Tiap UPT memiliki 1 atau 2 IPP.

“Seperti di Mayangan itu memiliki dua yaitu IPP Lekok dan IPP Ngemplak Rejo,” terangnya.

Dyah meminta investor bisa melakukan investasi utamanya di Pelabuhan Perikanan Tamperan Pacitan. Sebab di sana terdapat peluang investasi berupa penangkapan ikan tuna long line yang nilainya hampir mencapai 2 milyar per kapal.

Baca Juga:
Komisi I Minta PJ Kades Ngulan Wetan Segera Isi Kekosongan Jabatan Perangkat Desa dan Laksanakan APBDes

Kemudian di Pelabuhan Perikanan Tamperan juga terdapat Docking Kapal dan pembangunan cold storage serta pengisian bahan bakar umum nelayan dan bunker BBM non subsidi.

“Kami mengundang anggota Kadin (Kamar Dagang dan Industri) untuk dapatnya ikut berinvestasi dan mengembangkan peluang bisnisnya di stasiun pengisian bahan bakar bagi nelayan,” pintanya.

Lebih lanjut, kata Dyah, investor juga bisa melakukan kerjasama sewa lahan di area 18 ribu meter yang memiliki kapasitas produksi 2000 ton di kawasan tersebut.

Sementara aspek teknis pendukung lainnya di kawasan tersebut yaitu cold storage sebesar 2 x 100 ton dan jaringan listrik tersedia 150 Kilo volt.

Baca Juga:
Komisi I DPRD Trenggalek dan OPD Terkait Bahas Pelaksanaan APBD 2023

Selain menyampaikan peluang investasi di Pelabuhan Perikanan Tamperan, Dyah juga memaparkan beberapa peluang investasi di Pelabuhan Perikanan lainnya di Jawa Timur.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *