Binda Jatim Kembali Gelar Vaksinasi Tahap 2 Di Trenggalek

Binda Jatim Kembali Gelar Vaksinasi Tahap 2 Di Trenggalek
Kabag Ops. Binda Jatim Kolonel Inf. Fahmi Sudirman (Baju Merah) dalam kegiatan vaksinasi Tahap 2 di Trenggalek, Rabu (22/12)/Foto: Herman

Trenggalek, Kanaltujuh.com –

Ratusan siswa SMP dan SMA mengikuti vaksinasi masal tahap 2 yang digelar oleh Badan Intelijen Daerah (Binda) Jawa Timur di SMKN 1 Pogalan Kecamatan Pogalan Kabupaten Trenggalek, Rabu (22/12).

Iklan Komindag

Kabag Ops. Binda Jatim Kolonel Inf. Fahmi Sudirman dalam keterangannya mengatakan dalam kegiatan vaksinasi tahap dua ini pihaknya menyediakan sejumlah 5.500 dosis.

“Sehingga harapannya apa yang diperintahkan oleh Bapak Presiden, capaian vaksinasi bulan Desember ini harus mencapai target 70 persen,” kata Fahmi.

Sementara vaksinasi untuk lansia, lanjut Fahmi, harus mencapai 60 persen. Sehingga ke depan nantinya vaksinasi pelajar sekolah dasar di Kabupaten Trenggalek bisa segera dilaksanakan.

Baca Juga:
Rapat Paripurna Bahas Alat Kelengkapan DPRD Trenggalek

Fahmi melihat hingga saat ini capaian vaksin untuk pelajar tingkat sekolah dasar di Kabupaten Trenggalek belum terpenuhi. Sementara di daerah lain vaksinasi untuk siswa sekolah dasar telah dilaksanakan.

“Harapan kita yang belum melaksanakan vaksin ayo kita melaksanakan vaksin bersama demi kesehatan kita bersama, demi terwujudnya herd imunity di lingkungan masyarakat Kabupaten Trenggalek,” ajaknya.

Fahmi menyampaikan pelaksanaan vaksinasi tahap dua kali ini sama seperti tahap satu yakni digelar di 14 Kecamatan dengan jumlah dosis yang disediakan sebanyak 5.500 dosis.

“Jadi total dosis pertama dan kedua ada sebanyak 11 ribu dosis,” terangnya.

Baca Juga:
Komisi I DPRD Trenggalek dan OPD Terkait Bahas Pelaksanaan APBD 2023

Ia juga menghimbau, meski sebagian besar masyarakat Trenggalek telah menjalani vaksinasi, hendaknya tetap menjaga protokol kesehatan dengan cara menggunakan masker.

“Karena masker itu betul-betul efektif untuk mencegah sebaran virus Corona, apalagi sekarang ada varian omicron,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *