Gubernur Jatim Monitoring Sejumlah Gereja di Surabaya

Gubernur Jatim Monitoring Sejumlah Gereja di Surabaya
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa ketika melakukan monitoring di sejumlah gereja di Surabaya/Foto: Kominfo Jatim

Surabaya, Kanaltujuh.com –

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jatim, Jumat (24/12/21), melakukan peninjauan di beberapa gereja, hal ini dilakukan memastikan misa natal di Jawa Timur berlangsung aman dan kondusif.

Iklan Komindag

Ikut dalam peninjauan, Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Nurchahyanto, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, Plh. Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono. Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Herman Hidayat Eko Atmojo.

“Kita berharap bahwa Natal kali ini menjadi bagian penyemangat kita bersama. Kita harus bangkit dari pandemi,” jelas Khofifah bersama Forkopimda saat meninjau Gereja Katolik St. Yohanes Pemandi Surabaya.

Baca Juga:
Komisi I DPRD Trenggalek Terima Aspirasi ABPEDNAS

Menurut Khofifah, kita semua harus bangkit untuk membangun kekuatan dan energi positif yang dimiliki.  Mantan Menteri Sosial itu menyatakan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 telah diberlakukan secara ketat di Gereja Katolik St. Yohanes Pemandi Surabaya.

“Artinya ibadah bisa dilakukan secara khusyuk dan jemaat bisa melakukan secara hybrid. Dan mudah-mudahan ini beriring dengan upaya membangun persaudaraan kebangsaan kita yang telah terjalin dengan baik,” katanya.

Lebih lanjut Khoififah menambahkan, natal yang khidmat harus dirasakan oleh para jemaat. Bahkan menurut Khofifah momen natal menjadi bagian penyemangat untuk mewujudkan Jatim Bangkit bangkit dari pandemi.

Baca Juga:
Komisi I DPRD Trenggalek dan OPD Terkait Bahas Pelaksanaan APBD 2023

“Kita bersyukur bahwa gereja ini ketat menerapkan protokol kesehatan, sehingga ibadah bisa dilakukan secara khusyuk dan jemaat bisa melakukan secara hybrid. Dan mudah-mudahan ini beriring dengan upaya membangun persaudaraan kebangsaan kita yang telah terjalin dengan baik,” katanya.

Sementara itu, Romo Andri Noer Cahja, bersyukur atas nama Gereja Katolik St Yohanes Pemandi Surabaya karena kunjungan dari ibu beserta bapak-bapak ini menunjukkan bahwa pemerintah bersama kami sebagai satu bangsa dan negara.

Dengan kunjungan tersebut, kata dia, membuat jemaat beribadah dengan tenang karena merasa mendapat keamanan dan perlindungan yang merupakan hak dari setiap warga negara.

Baca Juga:
Rapat Paripurna Bahas Alat Kelengkapan DPRD Trenggalek

“Sore hari ini membuktikan itu, kami memiliki saudara/saudari kami yang memiliki tugas dalam pemerintahan dan keamanan selalu berada bersama kami, bersama kita,” katanya.

Selain mengunjungi Gereja Katolik St. Yohanes Pemandi Surabaya, Gubernur Khofifah dan Forkopinda juga mengunjungi Gereja Kebangunan Kallam Allah Indonesia di Jl. Raya Arjuna Surabaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *