Dukung Pengembangan Desa Wisata Kampung Lodho, PJ Sekda dan Direktur RSUD Trenggalek Tanam Pohon

Dukung Pengembangan Desa Wisata Kampung Lodho, PJ Sekda dan Direktur RSUD Trenggalek Tanam Pohon
PJ Sekda Trenggalek, Andriyanto melakukan tanam pohon di kawasan Desa Wisata Kampung Lodho, Trenggalek/Foto: Dokpim Trenggalek

Trenggalek, Kanaltujuh.com –

Penjabat Sekretaris Daerah (PJ Sekda) Kabupaten Trenggalek Andriyanto didampingi Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Trenggalek Rofiq Hindiono melakukan gerakan tanam pohon di Desa Kerjo, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek, Jumat (18/2/2022).

Iklan Komindag

Dalam keterangannya seperti yang dirilis oleh Dokpim Trenggalek, Andriyanto mengatakan gerakan tanam pohon ini sebagai upaya Pemerintah Kabupaten Trenggalek melestarikan alam dan lingkungan.

Terlebih lagi kata dia, gerakan tanam pohon ini sebagai bentuk dukungan terhadap Pemerintah Desa Kerjo dalam upaya mengembangkan Desa Wisata tepatnya di kawasan kuliner kampung lodho.

Baca Juga:
Seluruh Fraksi Sepakat 3 Raperda Ditetapkan Menjadi Perda

“Mudah – mudahan nanti bisa menjadi pusat kuliner kampung lodho,” kata Andiriyanto.

Dia menilai kawasan Desa Wisata kampung lodho memiliki potensi sumber daya alam yang luar biasa, salah satunya sumber air yang melimpah.

Andriyanto mengatakan dalam gerakan tanam pohon ini, pihaknya menyediakan sejumlah 2.400 pohon alpukat yang siap ditanam di kawasan tersebut.

“Selain dapat memberikan oksigen yang sangat luar biasa, nanti hasilnya juga bisa menjadi konsumsi atau komoditas yang bisa dijual untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi,” katanya.

Sementara Direktur RSUD Trenggalek Rofiq Hindiono menyampaikan kawasan kuliner kampung lodho memiliki luasan 4 hektar dan merupakan Desa Wisata binaan dari RSUD Trenggalek.

Baca Juga:
Rapat Paripurna Bahas Alat Kelengkapan DPRD Trenggalek

Dalam upaya mewujudkan Desa Wisata di kawasan tersebut kata dia, saat ini pihaknya tengah melakukan pengerukan dan pelebaran jalan. Kendati demikian segala upaya tersebut harus di sinergikan dengan masyarakat sekitar.

“Jadi kalau bisa menggabungkan, di sini ada potensi alam, kemudian ada lahan yang cukup sejuk,” kata Rofiq.

Rofiq melanjutkan di kawasan kuliner nantinya juga akan di sediakan lahan ground camping, flying fox dan pasar kaget.

“Untuk pasar kaget rencananya dibuka seminggu sekali dengan menjual jajanan lokal,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *