Presiden Jokowi Minta KPPS Jalankan Tugas dengan Integritas di Pemilu 2024

Presiden Jokowi Minta KPPS Jalankan Tugas dengan Integritas di Pemilu 2024
Presiden Jokowi menerima Ketua KPPS TPS 10 Kelurahan Gambir Hamdi Basjar di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (12/02/2024)/Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr

Kanaltujuh.com –

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan pesan kepada Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) agar menjalankan tugas dengan kejujuran, keadilan, ketegasan, dan kecermatan dalam mengawasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang akan dilaksanakan pada 14 Februari mendatang. Beliau juga berharap agar masyarakat dapat merayakan pesta demokrasi dengan baik.

Iklan

Pesan tersebut disampaikan Presiden Jokowi saat menerima Ketua dan Anggota KPPS Tempat Pemungutan Suara (TPS) 10 Kelurahan Gambir di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (12/02/2024).

“Bapak (Presiden) juga menyampaikan pesan agar KPPS di mana saja di Republik ini, di seluruh Nusantara, agar bekerja dengan jujur, adil, tegas, cermat agar berlangsung Pemilu yang jujur, adil, dan karena pesta demokrasi ya jadi agar masyarakat Indonesia ini menikmati pesta demokrasi tersebut. Itu pesan dari Bapak tadi,” ujar Hamdi Basjar, Ketua KPPS TPS 10 Kelurahan Gambir dalam keterangannya usai diterima Presiden Jokowi.

Baca Juga:
Presiden Jokowi Diskusikan Langkah Indonesia Menjadi Anggota Penuh OECD dengan Sekjen OECD

Hamdi juga mengundang Presiden Jokowi untuk menggunakan hak pilihnya dalam Pemilihan Umum 2024 di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 10 Kelurahan Gambir. Dia menjelaskan bahwa lokasi TPS tersebut akan berada di Gedung Lembaga Administrasi Negara di Jalan Veteran Nomor 10.

“Bapak Presiden, Bapak Jokowi insyaallah katanya berkenan hadir,” tambahnya.

Hamdi juga menginformasikan bahwa di TPS di mana dia bertugas, terdapat 120 orang yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). TPS akan dibuka pada pukul 07.00 WIB dan proses pemungutan suara akan dimulai dari pukul 08.00 WIB hingga 12.00 WIB.

Baca Juga:
Presiden Jokowi Diskusikan Langkah Indonesia Menjadi Anggota Penuh OECD dengan Sekjen OECD

“Yang jam 1 (siang) itu mungkin untuk yang DPTb dan DPK, Daftar Pemilih Tambahan dan Daftar Pemilih Khusus, jadi kemungkinan Pak Presiden dan Ibu (Iriana) akan datang antara jam 8 sampai jam 12,” terangnya.

Baca Juga:
Presiden Jokowi Diskusikan Langkah Indonesia Menjadi Anggota Penuh OECD dengan Sekjen OECD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *