Ketum PDIP Singgung Kader, Ganjar: Ya Harus Nurut, Saya Setuju!

Semarang, Kanaltujuh.com

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, merespons pernyataan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri yang menyebut para kader yang enggan menjadi petugas partai dipersilakan untuk keluar.

Iklan Komindag

“Ya (kader) harus nurut, tegak lurus,” kata Ganjar.

Hal itu disampaikan Ganjar usai mengukuhkan anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Tengah di Gedung Gradhika Bakti Praja, Semarang, dilansir dari Detik.com, Senin (31/5/2021).

“Petugas partai harus nurut. Saya setuju,” lanjut ia.

Dalam kesempatan lain, Megawati Soekarnoputri menegaskan pada kadernya soal ketegasan di mana kader harus mundur jika tidak mau menjadi petugas partai.

Baca Juga:
Gubernur Khofifah Resmikan 25 Unit Rumah Hunian Bagi Warga Terdampak Bencana Di Trenggalek

“Maka lebih baik kalau saya boleh bilang, kalau nggak mau jadi petugas partai, saya nggak ngomong lagi anggota partai, petugas partai. Artinya yang diberi tugas oleh partai, out! begitu aja, mundur. Jangan lagi orang yang kemarin toh. Saya cerita toh saya cerita ada kasus. Saya pecat nah baru dah, gelimpangan nggak jelas,” ujar Megawati

Ketum PDIP tersebut tidak mengungkap identitas kader yang dijadikan contoh. Namun, ia menyebut kader itu meminta kembali ke PDIP.

“Nangis-nangis minta dikembalikan bla bla bla, hey itu apa? Ini tidak, ini dan ini tidak jadi satu. Masa kan telat toh, telat mikir toh. Terang berkhianat sama partai ya out. Mau mundur apa out, gitu wae. Jangan sampai deh masa-masa sekarang ini ada yang seperti gitu lho. Akan saya omongi terus setiap kali, mengingatkan,” kata Mega.

Baca Juga:
Wagub Bali: Pengembangan Potensi Wisata Jangan Meninggalkan Warga Lokal

Sedangkan pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah, Adi Prayitno, mengatakan pernyataan Megawati itu ditujukan untuk semua kader PDIP tanpa terkecuali. Dia menilai peringatan ini juga ditujukan kepada Ganjar Pranowo yang belakangan ini berpolemik dengan PDIP Jawa Tengah karena dianggap terlalu berambisi menjadi capres 2024.

“Kalau dibaca konteksnya ini peringatan kepada Ganjar dan calon-calon Ganjar yang lain. Bahwa apapun anda, tidak boleh merasa, tidak boleh melebih partai,” ucapnya.

Dia mengatakan sistem di PDIP memang mewajibkan kader untuk disiplin. Menurutnya, hal itu harus dipatuhi oleh semua kader PDIP meski memiliki popularitas tinggi.

Baca Juga:
Menjadi Pembicara di Talkshow, Wagub Bali TjokOka Sebut Pertahun Ada Kebocoran 161 Triliun

Reporter : Detik.com

Editor : Fabian Kalijaga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *