Kemenkes Tegaskan Belum Ada Vaksin Booster Berbayar Untuk Masyarakat

Vaksinasi warga/Foto: Kompas
Vaksinasi warga/Foto: Kompas

Kanaltujuh.com –

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menegaskan belum ada vaksin booster berbayar beredar di masyarakat. Hal ini menanggapi kabar karyawan perusahaan pariwisata mendapatkan vaksin booster berbayar Rp300 ribu.

Iklan Komindag

“Belum ada (berbayar) ya sampai saat ini,” tegas juru bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmidzi kepada Media Indonesia, Selasa, 23 November 2021.

Nadia mengakui pemerintah membuka opsi memperluas cakupan vaksinasi dosis ketiga dengan menambah sasaran di luar tenaga kesehatan. Pihaknya menyiapkan skenario vaksin penguat dosis ketiga sebagai upaya mencegah penularan dan angka kematian pada kelompok rentan terpapar covid-19.

Baca Juga:
Menjadi Pembicara di Talkshow, Wagub Bali TjokOka Sebut Pertahun Ada Kebocoran 161 Triliun

Akan tetapi, pihaknya masih fokus mencapai cakupan vaksinasi dosis pertama dan kedua.

“Kita masih fokus untuk penyelesaian vaksiansi dosis 1 dan dosis 2,” kata Nadia.

Nadia menyebut negara-negara maju yang sudah melakukan vaksinasi dosis ketiga cenderung memiliki ketersediaan vaksin. Sementara itu, negara dengan pendapatan rendah dan menengah masih harus berjuang memenuhi kebutuhan dosis vaksin bagi penduduknya.

“Jadi, ini yang kemudian mengapa pemerintah walaupun kami sudah membuat skenario, tapi itu akan kami lakukan kalau sasaran vaksinasi kita dosis pertama ini dan lansia sudah mencapai 60 persen sampai 70 persen,” jelasnya.

Baca Juga:
Sri Mulyani: Kita Optimis Hadapi Perekonomian Tahun 2023

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *