Pemerintah Perpanjang PPKM Untuk Wilayah Luar Jawa-Bali Hingga 23 Desember 2021

Jakarta, Kanaltujuh.com –

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, mengatakan pemerintah akan menerapkan perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di luar Jawa-Bali, dari 7 Desember hingga 23 Desember 2021. Artinya, perpanjangan kali ini akan berlangsung selama 17 hari.

Iklan Komindag

“Khusus luar jawa bali akan ada perpanjangan PPKM dari 7 sampai dengan 23 Desember 2021, berdasarkan level asesmen dan level vaksinasi yang di bawah 50 persen, levelnya dinaikan satu tingkat di atas,” kata Airlangga, dalam konferensi pers, Senin, (6/12).

Airlangga mengatakan terdapat 129 kabupaten/kota yang ada di level 1. Angka ini meningkat 51 kota dari sebelumnya. Untuk level 2, juga meningkat dari 175 kabupaten/kota jadi 193 kabupaten/kota.

Baca Juga:
Sri Mulyani: Kita Optimis Hadapi Perekonomian Tahun 2023

Untuk level 3, Airlangga mengatakan terjadi penurunan dari 160 kabupaten/kota menjadi 64 kabupaten/kota. Adapun level 4, tak ada satu kabupaten/kotapun yang masuk ke dalamnya.

Airlangga juga mengatakan terjadi tren penurunan kasus Covid-19 di luar Jawa -Bali secara konsisten. Di Sumatera misalnya, recovery rate mencapai 96,20 persen dan fatality rate 3,58 persen. Di Nusa Tenggara Timu, revocery rate-nya 97,6 persen dan fatality rate 2,35 persen. Untuk Kalimantan, recovery rate 96,79 persen, fatality rate 3,17 persen. Untuk Sulawesi recovery rate-nya mencapai 97,27 persen, dan fatality rate 2,64 persen. Sedangkan Maluku dan Papua, recovery rate-nya 95,89 persen dan fatality rate 1,75 persen.

Baca Juga:
Gubernur Khofifah Resmikan 25 Unit Rumah Hunian Bagi Warga Terdampak Bencana Di Trenggalek

“Kami lihat seluruh provinsi relatif sudah lebih baik dari level asesmen,” kata Airlangga.

Untuk vaksinasi, Airlangga mengatakan masih ada 9 provinsi luar Jawa-Bali yang vaksinnya kurang dari 50 persen. Kesembilan provinsi itu adalah Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Sulawesi Tengah, Papua Barat, Maluku, Sulawesi Tenggara, Aceh, dan Papua.

Airlangga mengatakan rata-rata vaksinasi nasional untuk dosis pertama saat ini sudah mencapai 68,42 persen. Sedangkan dosis kedua 47,55 persen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *