Satgas Covid-19: 93 Juta Lebih Warga Indonesia Telah Divaksin Dosis Kedua

Jakarta, Kanaltujuh.com –

Satuan Tugas Penanganan COVID-19 (Satgas) mencatat sebanyak 93.105.029 warga Indonesia sudah menerima dosis kedua dari vaksin COVID-19 hingga Jumat pukul 12.00 WIB.

Iklan Komindag

Berdasarkan data terbaru milik Satgas COVID-19 per hari ini, Jumat (26/11) jumlah warga yang telah mendapatkan vaksin dosis kedua bertambah sebanyak 830.467 orang.

Total warga yang mendapatkan vaksin dosis pertama telah mencapai 137.505.204 orang setelah mengalami penambahan sebanyak 792.057 orang.

Sementara untuk dosis ketiga yang saat ini hanya diberikan pada tenaga kesehatan (nakes) juga telah meningkat sebanyak 1.224.083 orang, setelah mengalami kenaikan sebanyak 5.780 orang.

Baca Juga:
Wagub Bali: Pengembangan Potensi Wisata Jangan Meninggalkan Warga Lokal

Sampai saat ini disebutkan bahwa pemerintah masih menargetkan 208.265.720 warga Indonesia untuk bisa mendapatkan dua dosis penyuntikan vaksin COVID-19 agar dapat membentuk kekebalan kelompok.

Satgas juga menyebutkan bahwa jumlah kasus aktif kembali mengalami kenaikan yakni sebanyak 53 kasus di seluruh Indonesia, sehingga total keseluruhan kasus aktif kini menjadi 8.093 kasus.

Jumlah orang yang terkonfirmasi positif COVID-19 juga mengalami penambahan sebanyak 453 kasus. Akibatnya, sebanyak 4.255.268 orang terkonfirmasi terkena virus SARS-CoV-2 di seluruh wilayah Indonesia.

Selain kasus aktif dan kasus positif, angka kematian terus bertambah sebanyak 14 jiwa. Menjadikan jumlah pasien yang meninggal mencapai 143.796 jiwa.

Baca Juga:
Presiden Jokowi: Rencana Kenaikan Biaya Haji Masih Belum Final

Meski demikian, jumlah pasien sembuh juga terus mengalami penambahan. Jumlah pasien sembuh hari ini bertambah 386 pasien sehingga total pasien sembuh menjadi 4.103.379 jiwa.

Kemudian sebanyak 288.620 spesimen dari beragam tes COVID-19 telah diperiksa, sedangkan 6.212 orang telah masuk ke dalam kategori suspek, dengan positivity rate spesimen harian 0,25 persen dan tingkat positivity rate orang harian adalah 0,24 persen.

Diharapkan semua pihak bekerja sama untuk mencegah terjadinya lonjakan kasus COVID-19 dengan terus disiplin menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker dengan benar, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir serta tak melakukan mobilisasi sosial di luar rumah bila tidak ada kepentingan yang mendesak.

Baca Juga:
Menparekraf Sebut Ekonomi Sektor Pariwisata Naik Tajam Usai Pencabutan Kebijakan PPKM

Penting pula untuk segera mendaftarkan diri ke fasilitas kesehatan terdekat, guna melakukan vaksinasi yang bisa membuat tubuh menjadi kebal terhadap virus SARS-CoV-2 yang hingga hari ini masih ada di seluruh penjuru negeri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *